Bapelkum Bitung Evaluasi Dampak Pelatihan ASN di Kanwil Kemenkum Sulawesi Selatan

Makassar | JejakPeristiwa.Online – Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum (Bapelkum) Bitung melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pasca Pelatihan Tahun Anggaran 2025 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Makassar, yang berlangsung pada 14–16 Juli 2026.

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Hukum untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan pelatihan sekaligus memastikan bahwa kompetensi yang diperoleh para peserta benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan kerja masing-masing.

 

Tim Monitoring dan Evaluasi Bapelkum Bitung dipimpin oleh Kepala Seksi Program dan Evaluasi, Abdul Majid Ode. Kehadiran tim disambut oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Meydi Zulqadri, sebagai bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.

 

Dalam pelaksanaan Monev, tim melakukan evaluasi terhadap alumni Pelatihan Profesional Public Speaking Angkatan II serta Pelatihan Impactful Communication Skill Angkatan I dan II. Sebanyak 12 alumni dari lingkungan Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menjadi responden dalam kegiatan tersebut.

 

Proses evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner, wawancara dengan para alumni, serta dialog dengan pihak terkait. Pendekatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai implementasi hasil pelatihan, peningkatan kompetensi, perubahan perilaku kerja, hingga kontribusinya terhadap kualitas pelayanan publik dan pelaksanaan tugas di masing-masing unit kerja.

 

Melalui kegiatan ini, Bapelkum Bitung menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) memberikan manfaat yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja organisasi.

 

Hasil Monitoring dan Evaluasi nantinya akan menjadi bahan analisis sekaligus rekomendasi dalam penyempurnaan desain dan penyelenggaraan program pelatihan di masa mendatang. Dengan demikian, materi pelatihan diharapkan semakin adaptif terhadap kebutuhan organisasi serta mampu mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih profesional, efektif, dan berkualitas.

 

 

Sumber:Humas Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum (Bapelkum) Bitung.

(Red_FRT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *