Bitung, Jejakperistiwa.Online – Dua nelayan asal Pulau Lembeh yang sempat hilang selama empat hari saat melaut akhirnya ditemukan selamat di perairan Bacan, Ternate, Selasa (25/3/2025).
Husen Arudin (65) dan anaknya, Zulkifli Arudin (37), warga kelurahan Paudean, Kecamatan Lembeh Selatan, dilaporkan hilang sejak Kamis (20/3/2025) pukul 24.00 WITA setelah berangkat melaut menggunakan perahu pelang biru putih bertuliskan “Tetap Semangat”. Namun, hingga Sabtu (22/3/2025), keduanya belum kembali, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Polsek Lembeh Selatan.
Kapolsek Lembeh Selatan, IPDA Jhon Marisi, S.H., yang menerima laporan tersebut segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengerahkan anggotanya untuk melakukan pencarian. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pada Jumat (21/3/2025) pukul 12.00 WITA, perahu mereka sempat singgah di salah satu rakit. Namun, pada malam harinya, cuaca buruk menyebabkan perahu mereka terombang-ambing dihantam ombak, hingga tali pengikat putus dan mereka terseret arus.
Beruntung,pada Senin (24/3/2025) pukul 09.00 WITA, keduanya ditemukan oleh kapal tanker solar bernama Pulau Glori di perairan Bacan, Ternate. Mereka kemudian dibawa ke Bitung dan tiba pada Selasa (25/3/2025) pukul 06.00 WITA, di mana mereka dijemput oleh Kapolsek Lembeh Selatan bersama personel Kapal KPLP. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan KPLP, keduanya akhirnya dikembalikan kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Bitung, khususnya Kapolsek Lembeh Selatan, yang telah membantu proses pencarian hingga Husen dan Zulkifli ditemukan dalam keadaan selamat.
” Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolres Bitung, terlebih khusus Kapolsek Lembeh Selatan, yang telah membantu sejak awal hingga akhirnya keluarga kami ditemukan. Terima kasih juga kepada Basarnas Kota Bitung serta semua pihak yang telah memberikan informasi kepada kapal – kapal di sekitar lokasi kejadian hingga akhirnya mereka bisa diselamatkan,” ungkap perwakilan keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan memastikan peralatan keselamatan saat melaut.