Misteri Kematian Antonius Supit : Sekjend KIBAR NM Desak Polisi Buka Kembali Kasus Yang Di-SP3-kan

banner 468x60

Jejakperistiwa.Online, Bitung – Enam tahun lebih telah berlalu sejak meninggalnya mantan Ketua Komisi B DPRD Kota Bitung, Antonius Supit atau yang akrab disapa Ko Hen. Namun, kematiannya yang masih menyisakan tanda tanya kembali menjadi sorotan.Sekretaris Jenderal Kibar Nusantara Merdeka Yohanis Missah, mendesak aparat kepolisian untuk membuka kembali kasus ini.

Dalam keterangannya kepada awak media Jejakperistiwa.Online, Missah mengungkapkan bahwa kematian Ko Hen masih menjadi misteri di kalangan masyarakat, terutama mengingat sosoknya yang dikenal luas di dunia politik, bisnis, dan dekat dengan masyarakat kecil, Hingga kini,belum ada kejelasan terkait penyebab pasti kematiannya sejak 14 Juli 2018.

“Kasus ini sudah lebih dari enam tahun, tapi belum ada titik terang. Bahkan, kasus ini di-SP3-kan (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), diduga atas permintaan istri almarhum Ko Hen dan disetujui mantan penyidik Polres Minahasa Utara. Padahal, dalam aturan, kasus seperti ini seharusnya tidak bisa dihentikan begitu saja,” ujar Missah, Minggu (06/04/2025).

Lebih lanjut, Missah mempertanyakan prosedur penyidikan yang dilakukan Polres Minahasa Utara. Menurutnya, penghentian kasus ini terkesan janggal karena pihak keluarga korban tidak pernah dimintai keterangan. Ia juga menyoroti adanya perbedaan isi surat yang dikeluarkan oleh mantan Kasat Reskrim Polres Minut, Kompol Afrizal Rahmat Nugroho, S.I.K, dengan yang diterbitkan oleh pihak RSUD Prof. Kandouw Manado.

Misteri ini pun menarik perhatian berbagai elemen masyarakat, termasuk LSM, wartawan, dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) bahkan masyarakat di Bitung dan Sulawesi Utara, Mereka mendesak agar kasus ini segera dibuka kembali guna mengungkap kebenaran di balik kematian Ko Hen.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pihak kepolisian, kami dari LSM Kibar Nusantara Merdeka siap membawa kasus ini ke Polda Sulut , Mabes Polri, Kompolnas, HAM, dan Presiden RI Prabowo Subianto, Kami juga akan menggelar aksi unjuk rasa bersama tim lainnya sebagai bentuk protes atas ketidakjelasan kasus ini,” tegas Missah.

Kasus kematian Antonius Supit masih menjadi tanda tanya besar. Publik pun menunggu langkah kepolisian dalam menuntaskan perkara ini dan memberikan keadilan bagi keluarga almarhum dalam hal ini keluarga Supit Bersaudara, ” Tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pihak Kepolisian Minut dan Istri Almarhum belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi atas pemberitaan ini

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *