Menu

Mode Gelap
Jembatan Boulevard Amurang Putus, Polres Minsel Gerak Cepat Evakuasi Warga Aqil Murid Berprestasi Se-Kabupaten Lebak Dari SD Negeri 2 Maja, Ikuti Pelepasan Dengan Penuh Bahagia Dan Haru Kemana Para APH? Oknum Warga Pesta Pora Menggasak Pasir timah di Lahan Milik Pengusaha Ternama Pemda Melawi Bersama Wahana Visi Indonesia Gelar Pelatihan Komite Air Kapolres Melawi AKBP Sigit Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Kapuas 2022

Daerah · 1 Feb 2022 06:49 WIB ·

PT Tubang Karya Mandiri, Dipolisikan oleh Ratusan Driver Ojol


 PT Tubang Karya Mandiri, Dipolisikan oleh Ratusan Driver Ojol Perbesar

Bogor, Jp.Online,-

Berawal dari program kepemilikan kendaraan yang ditawarkan oleh PT. Tubang Karya Mandiri disingkat TKM kepada para driver online, dengan iming-iming berbagai fasilitas tambahan yang ditawarkan, seperti :

  • penggantian 10 ban,
  • service berkala,
  • asuransi kendaraan,
  • perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) selama 4 kali perpanjangan, dan
  • bahkan beberapa driver diberikan fasilitas mangkal di Bandara International Soekarno-Hatta.

Tidak sedikit para driver yang tergiur dengan program kepemilikan kendaraan tersebut, hampir 500 driver yang mengikuti program tersebut.

Peristiwa hukum tersebut terjadi pada tahun 2019 akhir dan di awal 2020, bagi para driver program kepemilikan kendaraan merupakan sebuah harapan besar untuk merubah kehidupan yang tadinya mereka hanya sekedar driver menjadi pemilik kendaraan dengan cara mengangsur kepada PT. TKM, dibuktikan dengan Surat Perjanjian Kepemilikan Kendaraan antara PT. TKM dengan para driver.

Tempat perjanjian dan pengambilan kendaraan Nissan Livin EL 1.5 4×2 warna silver dan hitam terjadi di 4 lokasi kejadian, diantara nya : Showroom Ziebart Cempaka Putih – Jakarta Pusat, Cireundeu – Jakarta Selatan, Tanjung Priuk – Jakarta Utara dan Bekasi Kota. Para driver hanya diwajibkan membayar adimistrasi Rp. 1.500.000;- sudah mendapatkan kendaraan, dan selanjutnya berkewajiban membayar setoran sebesar Rp. 245.000/hari.

Bagi para driver, angsuran sebesar itu tidak memberatkan karena merupakan kewajiban angsuran untuk kepemilikan 5 tahun bukan sebuah setoran.

Dalam perjalanannya, kurang lebih 3 bulan tepatnya maret 2020. Indonesia dan belahan dunia lainnya dihantam badai pendemi covid-19, maka kewajiban para driver pun direvisi pada bulan mei 2020 dengan dalih program Relaksasi layaknya kebijakan perusahaan pembiayaan/leasing kepada para konsumen/debiturnya.

Kewajiban para driver direvisi yang tadinya Rp. 245.000/hari menjadi Rp. 50.000/hari. Kebijakan itu pun direspon positif oleh para driver karena merupakan sebuah respon yang kondisional saat itu sampai pemerintah menyatakan pendemi covid-19 dinyatakan selesai dan kembali normal 100%, beberapa dasar alasan: penumpang sepi, bandara Soekarno Hatta lockdown, PSBB, PPKM dan pembatasan kegiatan lainnya. “relaksasi” tersebut tertuang dalam surat pernyataan sewa yang dbuat oleh PT. TKM dan dibubuhi tanda tangan oleh para driver masing-masing surat pernyataan diatas materai, bahkan ada tanda tangan pihak lain di surat tersebut selain dari PT TKM, yaitu perwakilan PT. Aneka Putra Sentosa (disingkat APS), yang oleh pihak TKM disebut sebagai perusahaan vendor. Walaupun ada sedikit tanda tanya dari para driver, kenapa perusahaan vendor harus ikut tanda tangan dalam surat pernyataan driver yang dbuat draftnya oleh PT. TKM?

Pertanyaan tersebut semakian menjadi-jadi, ketika para driver bermaksud untuk meminta perpanjangan pajak tahunan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang telah habis.

Pihak TKM menjelaskan akan menanyakan atau meminta perusahaan APS untuk memperpanjang pajaknya, cukup beralasan karena Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tersebut ternyata atas nama PT. APS.

Berkali-kali ditanyakan, malah saling lempar tanggung jawab, antara TKM dan APS. Padahal perpanjang STNK merupakan salah satu fasilitas yang ditawarkan oleh TKM selain fasilitas lainnya yang tidak ter-realisir juga.

Puncaknya, pada Oktober 2021. Kekesalan dan kekecewaan para driver pun sudah tidak terbendung dengan segudang iming-iming yang tidak terrealisir dan penjelasan yang tidak bisa memuaskan para driver karena tidak mendapat kepastian dan kejelasan. Para driver yang tergabung dalam Livina Squad meminta pendampingan Lembaga Bantuan Hukum Punggawa Inspirasi Rakyat (LBH PANSER) yang diketuai Andi Surya dan berkantor pusat di Bogor untuk melakukan mediasi dengan pihak TKM.

Beberapa kali mediasi pun berujung nihil tanpa jawaban pasti, bahkan di hadiri dari pihak Kepolisian Resort Bekasi Kota untuk menghindari terjadi kericuhan, keributan dan gesekan fisik yang berujung pelanggaran hukum di wilayah bekasi kota. Hanya jawaban “tunggu dan tunggu” kepastian dari APS dan MTF, padahal dalam perjanjian kepemilikan kendaraan antara PT TKM dan driver tidak ada pihak lain yang terkait dengan perjanjian itu.

Dari pernyataan dan penjelasan TKM disaat beberapa kali mediasi, mulai terkuak bahwa kendaraan yang mereka jual dengan cara mengangsur kepada para driver adalah milik PT. APS sebagai debitur dan Mandiri Tunas Finance sebagai Kreditur.

Dengan adanya kasus sengketa kepemilikan kendaraan tersebut, dan dalam hal para driver sebagai “korban” dari program kepemilikan kendaraan yang berpotensi untuk dirampas oleh pihak-pihak lain yang merasa memiliki selain TKM dan para driver.

Akhirnya para driver yang tergabung dalam livina squad yang dikomandoi oleh saudara Anton URC didampingi oleh 4 pengacara senior mengambil langkah tegas melalui jalur hukum dengan cara melaporkan PT. TKM kepada pihak Kepolisian Daerah DKI Jakarta atau Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana 372 (penggelapan) dan 378 (penipuan) untuk mencari keadilan dan kepastian hukum para Driver.

 

Suhendar

Artikel ini telah dibaca 147 kali

Baca Lainnya

Waw!! Polsek Simpang Katis Berhasil Menjuarai Cup Pordes Desa Sungkap

30 September 2022 - 16:35 WIB

Felma Lumempow Calon Hukum Tua No.2 Maju Untuk Kesejahteraan Masyarakat.

28 September 2022 - 08:20 WIB

Inilah Kisah Hardi Mardeni Bangun Kesuksesan Media Babel Grup

23 September 2022 - 12:19 WIB

Dalam Dugaan Pencemaran Nama Baik, Manajemen Pondok Pesantren Resmi Mengadukan Laporan Di Kantor Polisi.

19 September 2022 - 14:53 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Lakukan Kunjungan Kerja Di Beberapa Satuan TNI AL Di Kota Bitung.

17 September 2022 - 00:38 WIB

Satlantas Polres Bitung Bagi Sembako Kepada Sopir Angkotan Umum.

8 September 2022 - 14:40 WIB

Trending di Daerah
error: Content is protected !!