Relawan SAR Arnavat Bantu Dirpolairud Polda Jateng Amankan Obyek Wisata Pesisir Laut

banner 468x60

SEMARANG  —  Memasuki lebaran H+5 kawasan obyek wisata perairan laut waduk pantai pesisir mengalami peningkatan yang pesat dan signifikan hal ini diperkirakan akan terus berlanjut sampai dengan hari Minggu karena pemudik yang datang ke Jawa Tengah menyempatkan diri untuk berekreasi bersama keluarga, rekreasi tersebut ketempat obyek wisata perairan Jawa Tengah.

 

Area yang dilakukan Pengamanan: Brebes di pantai losari, Tegal kota di pantai Alam Indah, di Tegal Kabupaten pantai Purwa Hamba Indah, di Pemalang Pantai Widuri, Pekalongan pantai Pasir Kencana, di Batang pantai Green Safari, di Kendal pantai Ngebum, di Jepara di Pantai Bandengan, di Rembang pantai Karang Jahe, demikian juga di wilayah pesisir Selatan yaitu di pantai Meranti kebumen dan di Cilacap pantai Teluk Penyu.

 

Lokasi-lokasi wisata tersebut relawan SAR ARNAVAT ikut membantu petugas polisi perairan dan udara di pos pengamanan, mereka bersama personil Polairud menghimbau secara langsung kepada masyarakat.
Dikawasan perairan atau pantai.

 

Apabila sarana yang disediakan kalau tidak menaati peraturan keselamatan akan menimbulkan hal yang fatal korban tenggelam bahkan bisa kematian, sebagai contoh :
1. wisata mandi di laut ataupun di waduk
2. Wisata jet ski, banana boat,
3. Perahu wisata keliling ke lokasi wisata perairan tersebut.

 

Relawan SAR ARNAVAT dan petugas polisi himbauannya terdiri dari penggunaan life jacket, ketaatan tidak keluar garis yang ditentukan dilokasi pemandian dan rute yang telah ditetapkan termasuk over kapasitas di perahu wisata.

 

Hal ini apabila pengunjung wisata tidak menaati hal tersebut bisa menjadikan hal yang fatal.

 

Ketua relawan SAR ARNAVAT Jawa Tengah AKBP (Purn.) Bambang Widiarto, SH mengatakan bahwa operasi OKC yang dimulai tanggal 23 Maret 2025 sampai dengan H+4 aman terkendali.

 

“Alhamdulillah sampai saat ini selama pelaksanaan operasi OKC yg dimulai tanggal 23 Maret 2025 sampai dengan H+4 dilokasi wisata pantai, termasuk waduk kedungombo dan waduk gajah Mungkur belum terjadi insiden. Ini semua tentunya atas kesigapan para relawan SAR yg bekerja dengan sepenuh hati sepenuh jiwa demi kemanusiaan”, bebernya.

 

Saat yang sama Dirpolairud Polda Jawa Tengah Kombespol Hariadi, S.H.,S.I.K., M.H. mengucapkan terimakasih Kepada relawan SAR yang telah meluangkan waktu bekerja tanpa pamrih untuk kemanusiaan.

 

Petugas di pos pengamanan terdapat personil instansi kemaritiman lain misalnya TNI AL, Basarnas, BPBD, PMI, Orari.

 

Kesiapan sarana dan prasarana yg dimiliki Ditpolairud disiagakan antara lain perahu karet, life jacket, life boy, alat sensor bawah laut.

 

Ketua relawan SAR ARNAVAT Jawa Tengah AKBP Bambang Widiarto juga menceritakan pengalamannya pada tahun 2021 setelah saat lebaran dirinya ikut terjun langsung mengevakuasi 11 korban karena over kapasitas diperahu wisata.

 

“Ini adalah insiden yang terakhir laka Laut perairan”, jelasnya.

 

Untuk personil SAR Ditpolairud dibawah pimpinan AKP Darmin juga melaksanakan standby oncall di Mako, apabila terjadi insiden siap terjun langsung ke lapangan.

 

Perlu diketahui bahwa relawan SAR ARNAVAT ini seluruh wilayah Polda Jateng beranggotakan 1.250 relawan telah berbadan hukum yg terdiri dari 13 wilayah kabupaten pesisir dan dia akan selalu tampil pada saat terjadi kecelakaan di laut, pesisir pantai, bendungan, waduk, dan sungai dengan kemampuannya yg telah dimiliki antara lain: SAR laut, berenang, menyelam, dan renang laut.

(Vio Sari)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *