8.363 Pelamar Berebut, Hanya 663 Lolos: 15 Peserta MagangHub Ditempa di Bapelkum Bitung

BITUNG, JejakPeristiwa.Online – Persaingan ketat mewarnai Program Pemagangan Nasional Angkatan II Batch I Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Hukum. Dari 8.363 pelamar, hanya 663 peserta yang dinyatakan terpilih untuk mengikuti program pemagangan.

 

Sebanyak 15 peserta MagangHub Batch I di antaranya kini ditempatkan di Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Bitung.

 

Program tersebut resmi dibuka secara daring melalui Zoom oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Senin (10/8/2026).

 

Kepala Bapelkum Bitung, Sudarsono, mengikuti pembukaan bersama jajaran pejabat manajerial serta 15 peserta magang yang akan menjalani proses pemagangan di lingkungan Bapelkum Bitung.

 

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Sunu Tedy Maranto, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemagangan harus dipandang sebagai kesempatan strategis bagi peserta untuk mengenal dunia kerja secara langsung.

 

Bukan sekadar hadir sebagai peserta magang, mereka didorong untuk belajar, berkarya sekaligus memahami bagaimana tugas dan fungsi Kementerian Hukum dijalankan.

 

Sunu meminta peserta mengenali ruang lingkup pekerjaan, memahami proses pelayanan serta membangun kemampuan berinteraksi dengan masyarakat.

 

Peserta juga diminta mendalami tugas sesuai posisi masing-masing dan memanfaatkan masa pemagangan selama enam bulan untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

 

### Bukan Kesempatan yang Datang Dua Kali

 

Angka 8.363 pelamar berbanding 663 peserta terpilih menjadi gambaran ketatnya proses seleksi program tersebut.

 

Karena itu, Sunu mengingatkan para peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh.

 

Para peserta didorong untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu, pengalaman dan wawasan selama berada di lingkungan Kementerian Hukum sebagai bekal menghadapi dunia kerja.

 

Peran mentor juga menjadi perhatian. Para mentor diminta memberikan pendampingan secara maksimal serta membekali peserta dengan pengetahuan dan pengalaman selama enam bulan pelaksanaan program.

 

Di sisi lain, operator diharapkan memastikan dukungan administrasi dan tata kelola program berjalan dengan baik hingga seluruh rangkaian pemagangan selesai.

 

### Etika dan Sikap Jadi Bagian dari Pembelajaran

 

Tak hanya kemampuan teknis, peserta juga diingatkan untuk menjadikan etika sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran.

 

Sunu menekankan pentingnya menjaga sopan santun, saling menghargai dan mampu menyampaikan pendapat secara konstruktif dengan tetap memperhatikan tata krama.

 

Pesan tersebut menjadi penting karena pengalaman kerja tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan tugas, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan dan kemampuan membangun komunikasi di lingkungan profesional.

 

Dengan bergabungnya 15 peserta MagangHub, Bapelkum Bitung membuka ruang bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di lingkungan Kementerian Hukum.

 

Bapelkum Bitung menyatakan komitmennya untuk memberikan ruang belajar yang positif sekaligus mendukung peningkatan kompetensi peserta selama menjalani masa pemagangan.

 

Enam bulan ke depan akan menjadi fase penting bagi para peserta untuk membuktikan bahwa kesempatan yang mereka dapatkan dari ribuan pelamar bukan sekadar angka, melainkan pintu masuk untuk membangun pengalaman dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

 

Sumber: Balai Pelatihan Hukum Bitung (Bapelkum Bitung).

 

(Red_FRT)

JejakPeristiwa.Online

Mengabarkan Fakta, Mengawal Peristiwa.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *