Laskar Lampung Hadir di Apel Sabuk Kamtibmas Polres Metro, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Metro  —  Kehadiran Laskar Lampung dalam Apel Sabuk Kamtibmas di Polres Metro menjadi bukti nyata bahwa elemen masyarakat mulai merapatkan barisan dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

 

Apel yang digelar pada Senin, 13 April 2026 di halaman Mapolres Metro ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya menjelang momentum Hari Buruh Internasional (May Day).

 

Ketua Laskar Lampung Kota Metro, Ahmad Ridwan, bersama jajaran kepengurusan hadir langsung memenuhi undangan resmi Kapolres Metro. Kehadiran tersebut menegaskan komitmen Laskar Lampung untuk bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

 

Apel Kamtibmas: Antisipasi Ancaman Nyata

Berdasarkan surat undangan resmi bernomor: B/411/IV/PAM.3./2026 tertanggal 9 April 2026, apel ini digelar sebagai langkah antisipatif terhadap potensi aksi unjuk rasa yang berisiko mengarah pada tindakan anarkis, termasuk ancaman penyerangan dan perusakan terhadap markas kepolisian.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kesiapsiagaan nyata aparat bersama masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang.

 

Lintas Elemen Bergerak, Metro Dijaga Bersama

Apel Sabuk Kamtibmas juga dihadiri berbagai unsur penting, antara lain:

 

Unsur pimpinan daerah (FORKOPIMDA Kota Metro)

Organisasi kemasyarakatan (Ormas)

Organisasi kepemudaan (OKP)

Lembaga swadaya masyarakat (LSM)

Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda

 

Selain itu, keterlibatan masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk Kelurahan Imopuro, menunjukkan bahwa pengamanan tidak hanya bertumpu pada aparat, tetapi juga partisipasi aktif warga.

 

Pesan Tegas: Bersatu Hadapi Potensi Gangguan

Melalui kehadiran Laskar Lampung dan elemen lainnya, Apel Sabuk Kamtibmas mengirim pesan kuat:

“Tidak ada ruang bagi kekacauan di Kota Metro. Keamanan adalah tanggung jawab bersama”.

 

Sinergi ini diharapkan mampu menjadi benteng awal dalam mendeteksi dan meredam potensi gangguan, sebelum berkembang menjadi ancaman nyata

Dengan solidnya kolaborasi antara Polri dan elemen masyarakat seperti Laskar Lampung, Kota Metro menunjukkan kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.

Kebersamaan ini bukan hanya simbol, tapi kekuatan nyata untuk menjaga Metro tetap aman, tertib dan kondusif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *