Lampung Tengah — Kabar gugurnya prajurit muda TNI AL, Pratu Marinir Zalendra Ferdika, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Lampung. Putra terbaik asal Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara itu dilaporkan gugur saat menjalani pendidikan pasukan elite Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), satuan khusus kebanggaan TNI Angkatan Laut.
Kepergian almarhum bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar TNI, namun juga menjadi luka bagi masyarakat Lampung yang melihat sosok muda tersebut sebagai simbol pengabdian, keberanian, dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penanggung Jawab Lembaga Pers Media Bela Negara sekaligus Biro Investigasi PD IWO Lampung Tengah, Nurhasan, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit muda tersebut.
“Kami segenap jajaran pers menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada NKRI. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun dari berbagai sumber pemberitaan nasional, almarhum gugur saat mengikuti rangkaian pendidikan dengan tingkat disiplin dan ketahanan tinggi untuk kualifikasi pasukan khusus laut TNI AL. Pengabdian tersebut menjadi bukti nyata semangat seorang putra daerah yang rela mempertaruhkan jiwa demi Merah Putih.
Prosesi penghormatan terakhir dilakukan secara militer sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa dan pengorbanan almarhum. Tangis keluarga dan masyarakat yang mengiringi kepulangan jenazah menjadi saksi bahwa pengabdian seorang prajurit tidak akan pernah dilupakan.
Kepergian Pratu Marinir Zalendra Ferdika juga menjadi pengingat bagi masyarakat tentang beratnya perjuangan para prajurit dalam menjaga kehormatan bangsa. Di balik seragam loreng dan latihan keras, ada pengorbanan besar yang sering kali harus dibayar dengan nyawa.
Pers rilis ini disampaikan sebagai bentuk empati, solidaritas, serta penghormatan atas pengabdian almarhum dalam bingkai semangat Bela Negara dan persatuan bangsa Indonesia.








