
BITUNG, JejakPeristiwa.Online – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026, Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Bitung menggelar kegiatan bakti sosial anjangsana dengan menyalurkan paket sembako kepada petugas keamanan (security) dan Tenaga Alih Daya (TAD), Rabu (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Balai Pelatihan Hukum Bitung dalam menanamkan nilai-nilai Pengayoman melalui aksi sosial yang mengedepankan kepedulian, kebersamaan, serta penghargaan kepada para tenaga pendukung yang selama ini berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional dan pelayanan di lingkungan instansi.
Penyaluran bantuan sembako tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa kekeluargaan di antara seluruh unsur yang ada di Balai Pelatihan Hukum Bitung.
Kepala Balai Pelatihan Hukum Bitung, Sudarsono, menegaskan bahwa semangat Kemerdekaan RI dan Hari Pengayoman harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
> “Kemerdekaan mengajarkan kita arti persatuan dan kepedulian, sementara Hari Pengayoman mengingatkan bahwa pelayanan yang berdampak harus dimulai dari kepedulian terhadap sesama. Melalui bakti sosial anjangsana ini, kami ingin mengapresiasi dedikasi para security dan Tenaga Alih Daya yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung tugas Balai Pelatihan Hukum Bitung. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi dalam menghadirkan pelayanan hukum yang semakin berkualitas dan mengayomi,” ujar Sudarsono.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tema Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026, yakni “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak.” Menurut Balai Pelatihan Hukum Bitung, transformasi tidak hanya diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, serta budaya kerja yang saling menghargai.
Dengan sumber daya manusia yang solid dan kolaboratif, transformasi digital diharapkan mampu menghadirkan pelayanan hukum yang semakin efektif, inklusif, humanis, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Balai Pelatihan Hukum Bitung kembali menegaskan bahwa semangat Pengayoman tidak hanya diwujudkan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap seluruh elemen yang menjadi bagian dari keluarga besar institusi.
(Red_FRT)
Sumber: Balai Pelatihan Hukum Bitung / Kementerian Hukum Republik Indonesia.

