
Bitung 07/08/2026 – Solidaritas kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Perkumpulan Pengemudi dan Pemilik Dumptruk (P3DT). Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama anggota, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) P3DT menyalurkan dana santunan solidaritas kepada keluarga Almarhum Brayen Tepi (Ayen) yang telah berpulang.
Penyerahan santunan dilakukan saat jajaran DPP P3DT bersama sejumlah anggota melayat ke rumah duka. Dalam kesempatan tersebut, Bendahara Umum P3DT Hermanto Soae (Ape) didampingi Wakil Bendahara Umum Oktavianus Rompas (Okta) menyerahkan langsung dana santunan solidaritas beserta bantuan air mineral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kehadiran pengurus dan anggota P3DT bukan sekadar menyerahkan bantuan materi, tetapi juga menjadi wujud nyata rasa kekeluargaan dan kepedulian yang selama ini menjadi fondasi organisasi. Suasana haru menyelimuti rumah duka ketika keluarga besar P3DT memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum.
Bendahara Umum P3DT, Hermanto Soae (Ape), mengatakan bahwa setiap anggota merupakan bagian dari keluarga besar P3DT. Oleh karena itu, organisasi memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah anggota yang sedang mengalami musibah.
> “Hari ini kami hadir bukan hanya sebagai pengurus organisasi, tetapi sebagai saudara. Kepergian Almarhum Brayen Tepi merupakan duka bagi seluruh keluarga besar P3DT. Dana santunan dan bantuan yang kami serahkan memang tidak akan mampu menggantikan kehilangan keluarga, namun kami berharap dapat meringankan beban serta menjadi bukti bahwa solidaritas di P3DT benar-benar hidup. Kami akan terus menjaga nilai kebersamaan dan saling peduli di antara seluruh anggota,” ujar Hermanto Soae.
Sementara itu, Ketua Umum P3DT, Julias Kansil (Bunga), menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah satu anggota P3DT. Ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama.
> “Atas nama Dewan Pimpinan Pusat dan seluruh keluarga besar P3DT, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kita Almarhum Brayen Tepi. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan tempat terbaik bagi almarhum serta menguatkan dan menghibur keluarga yang ditinggalkan. P3DT akan terus menjunjung tinggi nilai persaudaraan, karena bagi kami setiap anggota adalah keluarga yang harus saling menopang dalam suka maupun duka,” tutur Julias Kansil.
Di sisi lain, Wakil Bendahara Umum P3DT, Oktavianus Rompas (Okta), mengungkapkan bahwa semangat kebersamaan yang ditunjukkan para anggota menjadi bukti bahwa P3DT bukan sekadar organisasi profesi, melainkan rumah besar bagi seluruh pengemudi dan pemilik dumptruk.
> “Kehadiran teman-teman hari ini menunjukkan bahwa rasa persaudaraan di P3DT sangat kuat. Ketika ada anggota yang mengalami musibah, semua bergerak bersama tanpa memandang latar belakang. Semoga keluarga almarhum diberikan kekuatan dan penghiburan, sementara semangat solidaritas seperti ini terus terjaga di dalam organisasi,” kata Okta.
Aksi solidaritas tersebut mendapat apresiasi dari keluarga almarhum yang merasa terharu atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh pengurus maupun anggota P3DT. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga di tengah suasana duka.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa Perkumpulan Pengemudi dan Pemilik Dumptruk (P3DT) tidak hanya berperan sebagai wadah berhimpunnya para pengemudi dan pemilik dumptruk, tetapi juga sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, gotong royong, serta solidaritas antarsesama anggota dalam setiap situasi kehidupan.
(Red_FRT)

