ISNANDAR TEWAS DI DALAM RUMAH, XPANDER RAIB! MOTOR BEAT TERTINGGAL, POLISI DITANTANG BONGKAR MISTERI HARGOMULYO

 

LAMPUNG TIMUR — Warga Dusun V, Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, digemparkan dengan penemuan seorang warga bernama Isnandar Ahmad (35) dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumahnya, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Kematian korban kini mengarah pada dugaan tindak pidana setelah ditemukan adanya luka yang diduga akibat benda tajam.

Korban pertama kali ditemukan ayahnya, Pujo. Karena sejak sehari sebelumnya Isnandar sulit dihubungi dan tidak kunjung pulang, sang ayah kemudian memeriksa kondisi rumah. Betapa terkejutnya Pujo ketika mendapati anaknya telah tergeletak tak bernyawa di ruang tengah.

Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar gempar. Rumah korban dipadati warga, sementara petugas kepolisian langsung memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

XPANDER RAIB, BARANG BERHARGA JUGA DISEBUT HILANG

Misteri kematian Isnandar semakin mengundang tanda tanya setelah muncul informasi bahwa sejumlah barang milik korban disebut raib.

Satu unit Mitsubishi Xpander warna hitam milik korban disebut tidak lagi berada di rumah. Selain kendaraan, sejumlah perhiasan emas dan satu unit iPhone juga disebut hilang.

Informasi tersebut tentu harus dibuktikan melalui penyelidikan. Namun apabila nantinya terkonfirmasi, hilangnya sejumlah barang tersebut dapat menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa sebelum dan sesudah korban meninggal dunia.

MOTOR BEAT TERTINGGAL, PETUNJUK PENTING?

Yang tak kalah menarik perhatian, di sekitar lokasi disebut terdapat sepeda motor Honda Beat warna biru-putih yang tertinggal.

Keberadaan kendaraan tersebut menjadi salah satu informasi yang patut didalami penyidik. Siapa pemiliknya? Siapa yang terakhir mengendarainya? Mengapa kendaraan tersebut berada di lokasi? Dan apakah memiliki hubungan dengan korban?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut tentu harus didasarkan pada bukti, bukan spekulasi.

Polisi juga perlu menelusuri kemungkinan rekaman CCTV di sekitar lokasi, komunikasi terakhir korban, saksi-saksi yang melihat korban sebelum meninggal, serta jejak kendaraan yang dapat membantu mengungkap kronologi secara utuh.

WARGA: KORBAN BARU SAJA BANGUN RUMAH

Imam Maksum, warga setempat, mengatakan kematian Isnandar membuat warga gempar. Menurutnya, korban diketahui baru saja membangun rumah dan selama ini memiliki sejumlah aktivitas pekerjaan di tengah masyarakat.

“Di sini gempar. Korban baru saja membangun rumah. Dia sebagai MC dan melayani membuat undangan hajat,” ujar Imam.

 

Imam juga menyampaikan informasi mengenai kehidupan pribadi korban, termasuk bahwa korban pernah menikah dengan seorang perempuan, tetapi pernikahan tersebut tidak berlangsung lama.

“Pernah menikah dengan seorang wanita, akan tetapi tidak lama dan pisahan,” jelasnya.

 

Keterangan mengenai kehidupan pribadi tersebut merupakan informasi dari narasumber dan masih memerlukan verifikasi. Hal tersebut tidak boleh dijadikan dasar untuk menghakimi korban ataupun menarik kesimpulan mengenai motif kematiannya.

Sebab, fokus utama perkara ini adalah mengungkap penyebab kematian dan siapa yang bertanggung jawab apabila benar terjadi tindak pidana.

SEBELUM TEWAS, KORBAN PAMIT MENONTON LOMBA LAYANGAN

Informasi awal menyebut, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, Isnandar sempat berpamitan kepada ayahnya untuk menonton lomba layangan di Desa Giriklopomulyo.

Saat itu korban disebut menggunakan Mitsubishi Xpander warna hitam miliknya.

Namun setelah itu, korban tidak lagi dapat dihubungi. Hingga akhirnya pada Senin siang, Pujo menemukan anaknya telah meninggal dunia di dalam rumah.

Rangkaian waktu tersebut menjadi salah satu bagian penting yang harus dirangkai penyidik untuk mengetahui apa yang terjadi terhadap korban sejak terakhir terlihat hingga ditemukan meninggal dunia.

POLISI DIMINTA BONGKAR SAMPAI TUNTAS

Tim Inafis dan Satreskrim Polres Lampung Timur bersama personel Polsek Sekampung telah melakukan olah TKP. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi.

Hasil pemeriksaan medis diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penyebab kematian, jenis luka, waktu kematian, serta temuan lain yang dapat menjadi petunjuk bagi penyidik.

Kasatreskrim Polres Lampung Timur Iptu M. Iksir membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Ya, benar sedang dilakukan penyelidikan,” kata Iksir saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

 

Kini publik menunggu kerja serius aparat kepolisian. Kematian Isnandar tidak boleh berhenti sebagai teka-teki.

Jika benar terdapat tindak pidana, pelaku harus ditemukan dan diproses sesuai hukum. Jika ada motif di balik hilangnya kendaraan maupun barang-barang korban, semuanya harus diungkap berdasarkan alat bukti yang sah.

Siapa orang terakhir yang menemui Isnandar? Siapa yang mengetahui kondisi rumah korban? Ke mana Mitsubishi Xpander tersebut dibawa? Mengapa sepeda motor Honda Beat justru tertinggal? Dan apa yang sebenarnya terjadi di dalam rumah korban?

Pertanyaan-pertanyaan itu kini menjadi pekerjaan rumah bagi penyidik.

Warga berharap polisi mampu membongkar seluruh rangkaian peristiwa secara profesional, transparan, dan tuntas sehingga keluarga korban memperoleh kepastian hukum dan masyarakat tidak terus dihantui tanda tanya.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan. Belum ada pihak yang dinyatakan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *