SAMPANG,jejakperistiwa.online-Semangat gotong royong kembali hidup di tengah masyarakat Kecamatan Tambelangan,Kabupaten Sampang.Tanpa menunggu bantuan,warga berinisiatif melakukan pelebaran jalan poros di kawasan pertigaan depan kediaman anggota DPRD dari PDI-P,Hakam S.Hum hingga Samaran Barat.Rabu,25/03/2026
Aksi ini dilatarbelakangi kondisi jalan yang dinilai sempit dan rawan kecelakaan,terutama saat arus kendaraan padat.Berbekal kepedulian bersama,masyarakat turun langsung ke lapangan,bekerja bahu-membahu demi menciptakan akses jalan yang lebih aman dan nyaman.
Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan warga sekitar,tetapi juga mendapat dukungan dari para santri,alumni,serta simpatisan Pondok Pesantren An-Naqsyabandiyah Ombul Bringin,Kecamatan Tambelangan.Di bawah komando KH.Muhammad Asim Ismail Fadhul Bari,proses pelebaran jalan berjalan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Di sisi lain,demi menjaga kelancaran dan keamanan selama pekerjaan berlangsung,kegiatan ini turut mendapat pengawalan dari unsur Forkopimcam Tambelangan,serta aparat Polsek Tambelangan dan Koramil Tambelangan setempat.Rekayasa lalu lintas pun sempat dilakukan agar proses pengerjaan tidak mengganggu pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya,warga menggunakan alat berat Excavator untuk meratakan badan jalan,disertai penataan material batu sebagai penguat,khususnya di titik-titik yang sebelumnya mengalami kerusakan.
KH.Muhammad Asim mengungkapkan rasa bangganya atas kekompakan masyarakat.Menurutny,inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial masih kuat tertanam.
“Gotong royong seperti ini adalah kekuatan kita.Semoga jalan yang diperlebar ini bisa memberi manfaat besar dan mengurangi risiko kecelakaan,”tuturnya.
Hal senada disampaikan tokoh pemuda setempat,Saiyadi.Ia menilai langkah ini sebagai wujud nyata peran aktif masyarakat dalam pembangunan.
“Ini bukan hanya soal jalan,tapi tentang kebersamaan.Harapannya ke depan masyarakat semakin peduli terhadap fasilitas umum,”ujarnya.
Kegiatan ini menjadi contoh bahwa kolaborasi antara masyarakat,tokoh agama,dan aparat mampu menghadirkan solusi konkret.Dari kebersamaan,lahir perubahan yang berdampak langsung bagi kepentingan bersama.
(Ysf)







