Airmadidi– Organisasi Adat Tuama Leos Minaesa (TLM) terus memperkuat konsolidasi internal melalui kegiatan pertemuan rutin Walak (Kecamatan) Airmadidi yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Tuama Leos Minaesa, Rival Manuwu, yang akrab disapa Rival.
Dalam arahannya, Rival menegaskan pentingnya penguatan organisasi serta tertib administrasi di seluruh tingkatan kepengurusan. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam menyatukan visi, misi, serta harapan besar seluruh keluarga besar Tuama Leos Minaesa.
“Komunikasi dan koordinasi harus terus dibangun dari pucuk pimpinan pusat hingga ke akar rumput. Dengan demikian, seluruh pengurus dan anggota dapat berjalan dalam satu arah perjuangan yang sama demi menjaga kecintaan terhadap tanah air, budaya, dan nilai-nilai luhur Minahasa,” ujar Rival.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga etika dan perilaku di tengah masyarakat. Menurutnya, citra organisasi sangat ditentukan oleh sikap dan tindakan setiap anggota dalam kehidupan sehari-hari.
“Seorang yang berbudaya dan beretika akan menjadi cerminan apakah sebuah organisasi itu baik atau tidak di mata masyarakat. Jangan sampai setelah menjadi anggota organisasi justru muncul sikap seolah-olah dunia ini milik sendiri. Hal seperti itu tidak boleh ada dalam marwah Tuama Leos Minaesa,” tegasnya.
Rival mengajak seluruh anggota untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa keberadaan TLM bukan sekadar organisasi adat, melainkan wadah yang memiliki kepedulian sosial dan siap membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
“Mari sama-sama kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa ketika kita berada dalam suatu organisasi, maka nama organisasi itu melekat pada jati diri kita. Karena itu, mari tunjukkan bahwa Tuama Leos Minaesa adalah organisasi yang peduli kepada masyarakat dan siap hadir membantu setiap permasalahan sosial yang terjadi,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Rival juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus serta anggota TLM Walak Airmadidi yang telah menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota Tuama Leos Minaesa Walak Airmadidi atas kekompakan, loyalitas, serta semangat kebersamaan yang terus terjaga. Kekompakan adalah modal utama dalam membangun organisasi yang kuat dan dicintai masyarakat. Semoga semangat persaudaraan ini terus dipelihara dan menjadi contoh bagi jajaran TLM di wilayah lainnya,” ungkap Rival.
Sementara itu, di tempat terpisah, Tonaas Wangko Tuama Leos Minaesa, Stenly Dirk atau yang akrab disapa Stedi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan rutin tersebut. Stedi mengaku tidak dapat menghadiri kegiatan di Airmadidi karena pada waktu yang bersamaan menghadiri undangan dari Bendahara Tuama Leos Minaesa Pakasaan Bitung.
Menurut Stedi, salah satu program kerja Dewan Pimpinan Wangko Nusantara (DPWN) Tuama Leos Minaesa adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota melalui berbagai pelatihan, pembelajaran, dan kegiatan pengembangan diri, serta pertemuan-pertemuan rutin.
“Selain pengembangan sumber daya manusia, kami juga secara rutin mengagendakan pertemuan konsolidasi dan sosialisasi bagi pengurus dan anggota mulai dari tingkat pusat hingga jajaran pelaton. Tujuannya untuk mempererat rasa kebersamaan, keakraban, serta saling memahami sebagai satu keluarga besar yang bernaung di bawah Ormas Adat Tuama Leos Minaesa,” jelas Stedi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen Rival yang telah mengambil tanggung jawab memimpin pertemuan rutin TLM Walak Airmadidi di tengah kesibukan agenda organisasi lainnya.
“Saya sebagai Tonaas Wangko sangat bangga melihat kekompakan dan semangat saling mengisi tanggung jawab dalam setiap kegiatan TLM. Dalam setiap pertemuan maupun kegiatan organisasi, Sekjen selalu berkoordinasi dengan Tonaas Wangko sehingga seluruh agenda dapat berjalan dengan baik dan terarah,” ungkapnya.
Mengakhiri pernyataannya, Stedi mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk terus menjaga semangat persatuan dan soliditas organisasi.
“Tetap Semangat, Satu Komando, Bersatu Torang Kuat. Opo Empung Leos, I Yayat U Santi,” tutup Stedi.
_Red_FRT_


