Lampung Tengah — Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, SE ,. M.Sos secara resmi membuka sekaligus melakukan peletakan batu pertama Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Tengah, bertempat di Kampung Joharan, Kecamatan Putra Rumbia, Senin (05/01/2026).

Program RTLH ini menyasar warga kurang mampu yang selama ini masih menempati hunian dengan kondisi tidak memenuhi standar kelayakan, sebagai bagian dari upaya nyata memperbaiki kualitas hidup masyarakat dari sektor paling mendasar: tempat tinggal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Candra Puasatu, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Ketua Baznas Lampung Tengah Drs. H. Bustami, M.T., Camat Putra Rumbia beserta unsur Forkopimcam, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para kepala kampung, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati I Komang Koheri menegaskan bahwa Program RTLH bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan keberpihakan nyata.
“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi fondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan bermartabat. Dari rumah yang layak, lahir kehidupan yang lebih baik,” ujar I Komang Koheri.
Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Baznas Kabupaten Lampung Tengah atas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat penerima.
Sementara itu, Ketua Baznas Lampung Tengah Drs. H. Bustami, M.T. menjelaskan bahwa Program RTLH merupakan salah satu program prioritas Baznas dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kesejahteraan mustahik.
“Dana zakat yang dihimpun dari para muzakki kami kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program nyata. RTLH ini diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi keluarga penerima, tidak hanya secara fisik tetapi juga sosial dan ekonomi,” jelas Bustami.
Plt. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan sosial. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat merupakan kunci utama mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Kepada para penerima manfaat, Plt. Bupati berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ia berharap rumah yang dibangun nantinya dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan, sekaligus menjadi titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.







