Polres Metro — Suasana duka dan kecemasan menyelimuti keluarga Eka Mardiana (26), seorang mahasiswi asal Dusun Digul, Desa Totokaton, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 20 Januari 2026.
Eka terakhir kali terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 17.30 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 160 cc warna hitam bernomor polisi BE 2458 GAM. Sejak saat itu, ia tidak pernah kembali dan tak memberi kabar apa pun, membuat keluarga hidup dalam penantian penuh cemas.
Laporan resmi orang hilang telah diterima SPKT Polres Metro pada 23 Januari 2026. Namun bagi keluarga, setiap menit yang berlalu terasa seperti menunggu tanpa kepastian antara harapan dan ketakutan yang terus membayangi.
Eka dikenal sebagai pribadi baik, sopan, dan penuh semangat, dengan ciri-ciri berkulit sawo matang, rambut panjang lurus, tinggi sekitar 160 cm, berat 65 kg, serta mengenakan jilbab saat terakhir pergi. Kini, wajah dan namanya menjadi harapan besar bagi keluarga yang hanya ingin satu hal: ia kembali dengan selamat.
Pihak keluarga berharap kepedulian masyarakat luas, karena satu informasi kecil bisa menjadi penyelamat dan penentu arah pencarian. Mereka juga meminta penanganan serius dan penuh empati dari aparat, mengingat kasus orang hilang bukan sekadar laporan, melainkan soal nyawa, keselamatan, dan masa depan seorang anak bangsa.
Bagi siapa pun yang melihat, mengetahui, menemukan, atau memiliki informasi terkait keberadaan Eka Mardiana, dimohon tidak ragu untuk melapor melalui:
Orang tua terlapor: 0823 7947 2821
Layanan Polri: 110
Call Center Polres Metro (Gratis)
SPKT Polres Metro: 0812 7224 869
Di tengah kecemasan yang mendalam, keluarga hanya memohon satu hal:
“Tolong bantu kami menemukan anak kami. Kami hanya ingin dia pulang.”







