Lampung Tengah — Di sebuah rumah yang bahkan bukan miliknya sendiri, Ria Aprilia (41) bertahan melawan rasa sakit yang kian hari kian menggerogoti tubuhnya. Bersama enam orang anak, ia menumpang hidup dalam kondisi yang jauh dari kata layak atap bocor, keterbatasan ekonomi, dan penyakit ganas bernama kanker payudara yang terus mengancam nyawanya.

Sejak akhir 2023, Ria berjuang dalam diam. Tanpa biaya, tanpa akses pengobatan yang memadai, ia hanya bisa berharap pada pengobatan seadanya. Hingga akhirnya, sedikit cahaya datang di tengah gelapnya perjuangan.
Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Komisi I, Toni Sastra Jaya, SH., MH, turun langsung menyambangi kediaman Ria di RW 5 Kelurahan Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Sabtu pagi (11/04/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Didampingi Camat Trimurjo, tokoh perempuan setempat Pebri Eka Yanti, serta Noval Adi Saputra, kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan melainkan membawa harapan.
Dengan mata yang penuh empati, Toni Sastra Jaya menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. Ia tidak hanya memberi bantuan materi, tetapi juga menyuntikkan semangat agar Ria tetap kuat menjalani hidup dan berjuang untuk sembuh.
Hari itu, bantuan donasi sebesar Rp12.200.000 diserahkan amanah dari masyarakat yang peduli, dititipkan melalui dirinya. Bantuan itu bukan sekadar angka, melainkan simbol kepedulian dan harapan dari banyak hati yang tergerak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga ini menjadi amal ibadah, membawa keberkahan, dan membantu Ibu Ria untuk kembali sehat,” ujar Toni dengan suara yang tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
Di sisi lain, Pebri Eka Yanti, yang selama ini menjadi penyambung suara Ria, tak kuasa menahan haru. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah membantu, baik secara moril maupun materiil.
“Semoga setiap kebaikan yang diberikan dibalas oleh Tuhan. Ini bukan hanya tentang bantuan, tapi tentang kemanusiaan,” ucapnya lirih.
Namun, di balik bantuan yang telah datang, perjuangan Ria belum usai. Ia masih membutuhkan penanganan medis intensif yang layak. Harapan kini tertuju kepada seluruh pemangku kepentingan, puskesmas, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, agar segera turun tangan memberikan solusi nyata.
Karena ini bukan sekadar cerita tentang sakit.
Ini adalah jeritan seorang ibu…
yang ingin tetap hidup untuk anak-anaknya.
Dan hari ini, kita semua peduli masihkah kita peduli?







