Bupati TRK Buka MPLS Sekolah Rakyat, 330 Siswa Siap Tempuh Pendidikan Gartis Berasrama

Suka Makmue —  Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR Keumangan, S.H., M.H., secara resmi membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Nagan Raya Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Gedung Sekolah Rakyat, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Jumat (31/7/2026).

 

Sebelum membuka kegiatan, Bupati yang akrab disapa TRK melakukan prosesi peusijuek (tepung tawar) gedung Sekolah Rakyat sebagai ungkapan rasa syukur atas dimulainya proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

 

Dalam sambutannya, Bupati TRK menyampaikan bahwa hari tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Nagan Raya karena dipercaya sebagai salah satu daerah penyelenggara Program Sekolah Rakyat, sebuah program strategis nasional yang diinisiasi Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Hari ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan sosial melalui pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat,” ujar TRK.

 

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya memiliki fasilitas lengkap dan modern dengan sistem boarding school (asrama) yang didedikasikan sepenuhnya bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

“Pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Nagan Raya untuk meraih pendidikan terbaik, dan menjadi generasi emas Indonesia yang unggul berdaya saing, serta berakhlak mulia,” katanya.

 

Kepada seluruh peserta didik, TRK berpesan agar memanfaatkan MPLS sebagai momentum untuk saling mengenal, beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun persahabatan, serta menjalin kedekatan dengan para guru, wali asuh, dan pengasuh asrama.

 

Ia juga mengingatkan para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh karena kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan peluang emas yang belum pernah dirasakan generasi sebelumnya.

“Maka dari itu, manfaatkanlah kesempatan ini dengan belajar secara sungguh-sungguh untuk menggapai cita-cita anak-anakku sekalian,” harapnya.

 

Di akhir sambutannya, Bupati TRK mengapresiasi para orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Sekolah Rakyat.

“Percayalah, di tempat ini anak-anak kita akan memperoleh pendidikan terbaik. Seluruh kebutuhan pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, pembinaan karakter hingga pengembangan potensi diri akan dipenuhi secara optimal tanpa dipungut biaya,” imbuhnya.

 

Usai membuka MPLS, Bupati TRK secara simbolis mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan siswa, yakni Muhammad Furqan dari Kecamatan Kuala mewakili jenjang SD, Sandrian dari Kecamatan Darul Makmur mewakili jenjang SMP, serta Arifa Humaira dari Kecamatan Seunagan Timur mewakili jenjang SMA.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Ali Munir, S.E., M.M.Ak., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 sebanyak 330 orang.

“Jumlah tersebut terdiri atas 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA asal Kabupaten Nagan Raya, serta 60 siswa titipan Sekolah Rakyat rintisan dari Kabupaten Aceh Selatan,” sebutnya.

 

Menurut Ali Munir, seluruh siswa berasal dari 10 kecamatan di Kabupaten Nagan Raya yang masing-masing mengirimkan perwakilannya, ditambah peserta didik dari Kabupaten Aceh Selatan.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan berbagai pihak yang telah berkontribusi mulai dari proses pembangunan hingga terselenggaranya MPLS.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga Sekolah Rakyat dapat melaksanakan MPLS pada hari ini,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI selaku PIC MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya Tahun Ajaran 2026/2027, R. Gandhi Wijaya Cahyo Prajanto, mengapresiasi komitmen Bupati Nagan Raya yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

“Ini merupakan bukti cinta Bapak Bupati kepada anak-anak di Kabupaten Nagan Raya,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan amanah Presiden Republik Indonesia untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang selama ini kurang mendapatkan kesempatan.

“Melalui Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak di desa memiliki kesempatan yang sama dan mampu bersaing dengan anak-anak di kota-kota besar,” ujarnya.

 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi tata letak dan pemanfaatan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya oleh perwakilan PT Waskita Karya (Persero), Ir. Bayu Purnomo, S.T., M.T., serta sosialisasi Program Sekolah Rakyat kepada siswa dan orang tua oleh Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya, Samsuardi, S.Pd.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama unsur Forkopimda, para siswa, serta seluruh tamu undangan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Raja Sayang, unsur Forkopimda, Ketua MPU, MAA, MPD, Plt. Sekretaris Daerah beserta asisten, para staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, wali murid, serta sejumlah undangan lainnya. (Herlambang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *