Lampung Selatan — Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca ekstrem yang diprediksi melanda hampir seluruh wilayah Lampung selama tiga hari ke depan.
Berdasarkan informasi BMKG Lampung, hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi sejak Jumat (31/1) hingga Minggu (2/2/2026), terutama pada siang hingga malam hari. Sejumlah daerah diperkirakan terdampak, mulai dari Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Kota Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, hingga Mesuji.
Kondisi cuaca tersebut dinilai berisiko menimbulkan genangan, pohon tumbang, gangguan jarak pandang, hingga kecelakaan lalu lintas. Karena itu, Kabidhumas Polda Lampung menegaskan masyarakat tidak boleh lengah.
“Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan. Hujan lebat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi tiba-tiba dan membahayakan keselamatan,” tegas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (31/1/2026).
Peringatan khusus disampaikan kepada pengendara kendaraan bermotor agar tidak memaksakan perjalanan saat kondisi cuaca memburuk.
“Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, nyalakan lampu kendaraan, dan berhenti di tempat aman bila jarak pandang menurun drastis,” ujarnya.
Selain di darat, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut juga diminta lebih berhati-hati. BMKG mencatat potensi gelombang sedang hingga 2,1 meter yang berisiko memicu kecelakaan laut.
“Nelayan dan penyeberang sebaiknya menunda pelayaran bila cuaca tidak memungkinkan serta selalu mengikuti arahan petugas pelabuhan dan informasi resmi BMKG,” katanya.
Polda Lampung, lanjut Yuyun, terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Masyarakat juga diminta berperan aktif melaporkan kondisi berbahaya di lapangan.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Jika melihat potensi bahaya, segera laporkan kepada petugas terdekat,” pungkasnya.







