METRO — Mewakili Ketua Pendekar Banten H. Tb. Ismail Saleh, S.H, Sekretaris Pendekar Banten Kota Metro, M Rizky Utama Putra, S.H, memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung yang berhasil mengungkap kasus penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya Supena.
Menurut Rizky, keberhasilan aparat kepolisian menangkap para pelaku merupakan bukti nyata keseriusan Polda Lampung dalam memberantas kejahatan jalanan dan tindak kriminal bersenjata yang meresahkan masyarakat.
“Kami dari Pendekar Banten Kota Metro mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung yang telah berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya Supena,” ujar M. Rizky Utama Putra, SH, Jumat (15/5/2026).
Rizky menilai tindakan cepat aparat menjadi jawaban atas keresahan masyarakat terhadap aksi brutal pelaku curanmor yang tidak segan melukai bahkan menghilangkan nyawa aparat kepolisian saat bertugas.
“Kami mendukung penuh langkah tegas aparat dalam menindak pelaku kriminal yang membahayakan masyarakat dan aparat penegak hukum. Negara tidak boleh kalah terhadap pelaku kejahatan,” tegasnya.
Diketahui, pelaku utama penembakan Bripka Anumerta Arya Supena bernama Bahroni tewas dalam baku tembak dengan polisi saat proses penangkapan di wilayah Pesawaran, Lampung. Sementara satu pelaku lainnya berhasil diamankan aparat kepolisian.
Kapolda Lampung, Helfy Assegaf, menyebut pelaku melakukan perlawanan aktif menggunakan senjata api rakitan saat hendak diamankan oleh tim gabungan di wilayah Teluk Hantu, Pesawaran.
Rizky berharap keberhasilan pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjadi peringatan keras bagi para pelaku kriminal di Lampung.
“Kami juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Bripka Anumerta Arya Supena dalam menjalankan tugas negara. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya.







