‎TRK Bupati Nagan Raya Bantah Isu Menggadaikan Beutong Ateuh, Investasi 200 T Untuk Memajukan Daerah

‎Nagan Raya – Teuku Raja Keumangan yang sering TRK Bupati Nagan Raya membantah tegas isu yang menyebut dirinya menggadaikan kawasan Beutong Ateuh untuk kepentingan pertambangan. Ia menyebut informasi tersebut tidak benar dan berpotensi merugikan citra daerah, Rabu 17 Juni 2026.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Bupati dalam acara halal bihalal bersama insan pers yang bertugas di Nagan Raya beberapa hari yang lalu di Anjungan Pendopo Bupati, sebelumnya Selasa, 2 Juni 2026, sore.
‎
‎TRK menjelaskan, isu yang beredar melalui spanduk di luar Nagan Raya mem-framing dirinya telah “menjual” Beutong Ateuh. Menurutnya, framing itu berasal dari pihak yang tidak menginginkan Kabupaten Nagan Raya berkembang.

‎
‎“Saya sangat menyayangkan beredarnya isu tersebut. Beutong Ateuh Banggalang adalah kampung dari endatu saya, leluhur saya. Tidak mungkin saya menggadaikan tanah leluhur,” ujar TRK.
‎

‎
‎Pada kesempatan yang sama, Bupati membeberkan rencana investasi senilai Rp200 triliun yang akan digarap di kawasan Beutong Ateuh.
‎
‎Ia menegaskan, tujuan utama investasi tersebut adalah untuk mendorong kemajuan daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Nagan Raya.

‎“Investasi ini murni untuk kemajuan daerah dan penciptaan lapangan kerja baru. Tidak ada unsur menjual atau menggadaikan kawasan seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

‎
‎Pastikan Sesuai Aturan
‎
‎TRK juga memastikan seluruh kegiatan pertambangan akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
‎
‎Salah satu syarat utama yang menjadi komitmen pemerintah daerah adalah menjaga jarak aman antara lokasi tambang dengan permukiman warga.

‎‎“Semua harus sesuai aturan. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,” kata Bupati Teuku Raja Keumangan.

‎
‎TRK mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga meminta insan pers sebagai mitra strategis pemerintah untuk turut mengawal pemberitaan agar tetap berimbang.

Penulis Herlambang
‎
‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *