Kota Metro — Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Lampung menggelar Rapat Besar sekaligus Workshop Pemberdayaan Ekonomi dan Kesehatan pada Sabtu–Minggu, 10–11 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut di Pasar Payungi, Kelurahan Yosomulyo, Kota Metro.
Mengusung tema Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Lampung, khususnya Kota Metro, baik dari sisi peningkatan ekonomi kerakyatan maupun kesadaran kesehatan.
Ketua ILS Metro sekaligus tuan rumah kegiatan, Ali Nurdin, S.Ak., M.M., menyambut hangat kehadiran seluruh peserta rapat besar ILS se-Lampung. Ia menegaskan komitmen ILS dalam mendorong kemajuan ekonomi kreatif yang beriringan dengan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rapat Besar ILS Lampung. Tema yang kita angkat hari ini akan kita bahas dan rencanakan secara lebih mendalam melalui forum ini,” ujar Ali Nurdin.
Rapat besar tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus dan anggota Inisiatif Lampung Sehat se-Provinsi Lampung. Turut hadir Direktur ILS Lampung Sudiyanto, S.Sos., Pemerintah Kota Metro yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Wakil Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Metro, serta civitas akademika Universitas Wirabuana Metro.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro melalui Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan apresiasi atas kinerja ILS Lampung, khususnya ILS Metro, dalam upaya pencegahan penyakit tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat.
“Upaya pencegahan penyakit tuberkulosis tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kerja sama dengan komunitas yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, seperti Inisiatif Lampung Sehat,” tegasnya.
Selain rapat besar, ILS Lampung juga menggelar workshop yang menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Darma Setyawan (Founder Payungi), Dr. M. Rafieq Adi Pradana (Wakil Wali Kota Metro), serta Roma Doni Yunanto, S.Pt., M.M. (Ketua DPRD Kota Metro).
Workshop ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan pelaku ekonomi kreatif dalam membangun masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sehat secara berkelanjutan.
Red






