
TERNATE, JejakPeristiwa.Online — Upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan di bidang hukum terus dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum (Bapelkum) Bitung. Salah satunya melalui Monitoring dan Evaluasi Pasca Pelatihan (Monev/EPP) yang digelar di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara, Selasa (6/10/2026).
Kepala Bapelkum Bitung, Sudarsono, didampingi jajaran pejabat manajerial dan staf, memimpin pelaksanaan evaluasi yang melibatkan 34 alumni pelatihan. Para alumni tersebut merupakan peserta yang mengikuti pelatihan melalui metode Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) maupun klasikal sepanjang 2025–2026.
Pelaksanaan Monev tidak sekadar diarahkan untuk menghimpun penilaian peserta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengukur sejauh mana penyelenggaraan pelatihan telah memenuhi aspek kualitas, mulai dari fasilitas, modul pembelajaran, kinerja penyelenggara hingga kompetensi tenaga pengajar.
Dalam pengarahan kegiatan, Kepala Seksi Program dan Evaluasi Bapelkum Bitung, Abdul Majid Ode, memberikan penjelasan kepada para alumni terkait pelaksanaan evaluasi dan pengisian instrumen yang telah disiapkan.
Sementara itu, Sudarsono memaparkan perkembangan serta transformasi peran Bapelkum Bitung dalam penyelenggaraan pelatihan di bidang hukum. Peran tersebut terus diperluas sehingga pelatihan tidak hanya ditujukan bagi lingkungan internal Kementerian Hukum, tetapi juga dapat menjangkau peserta dari luar lingkungan kementerian.
Bagi Sudarsono, evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program pelatihan terus berkembang sesuai kebutuhan. Karena itu, masukan peserta menjadi salah satu bahan untuk melihat kekuatan maupun kekurangan dalam proses penyelenggaraan pelatihan.
Ia pun meminta seluruh peserta memberikan penilaian secara jujur dan transparan ketika mengisi kuesioner.
“Kami berharap para peserta mengisi kuesioner dengan jujur, agar setiap kekurangan yang ada dapat segera kami perbaiki,” tegas Sudarsono.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hasil evaluasi diharapkan tidak berhenti pada pengumpulan data, tetapi dapat menjadi dasar untuk melakukan perbaikan terhadap penyelenggaraan pelatihan berikutnya.
Kegiatan di Kanwil Kemenkum Maluku Utara itu turut dihadiri Kabid Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kanwil Kemenkum Malut, Muh. Kasim Umasangadji, yang mewakili Kakanwil Maluku Utara, serta Ketua Tim SDM Malut, Mahany.
Rangkaian Monev kemudian dilengkapi dengan wawancara mendalam terhadap lima perwakilan alumni. Tahapan tersebut dilakukan untuk menggali pengalaman, masukan dan saran peserta secara lebih mendalam setelah mengikuti program pelatihan.
Hasil evaluasi dan wawancara selanjutnya menjadi bahan bagi Bapelkum Bitung dalam melakukan penyempurnaan penyelenggaraan pelatihan. Sasaran akhirnya adalah peningkatan mutu program sekaligus memastikan kompetensi yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas.
Melalui evaluasi yang melibatkan langsung para alumni, Bapelkum Bitung berupaya menjadikan pengalaman peserta sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan terhadap kualitas pelatihan di bidang hukum, termasuk pelaksanaan program di wilayah Maluku Utara.
(Red_FRT)

