Pendekar Banten Kota Metro Apresiasi Polda Lampung: Sikat Habis Bandar Narkoba, Selamatkan Generasi Muda

 

METRO — Keberhasilan Polda Lampung membongkar jaringan peredaran gelap narkoba dengan barang bukti 89 kilogram sabu mendapat apresiasi dari keluarga besar Pendekar Banten Kota Metro. Pengungkapan tersebut dinilai bukan sekadar keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga langkah nyata untuk menyelamatkan masyarakat dan generasi muda dari ancaman narkoba.

 

Apresiasi itu disampaikan H.T.B. Ismail Saleh, SH, dari Pendekar Banten Kota Metro, Selasa (6/10/2026). Ia menilai pengungkapan jaringan narkoba yang diduga terhubung dengan Aceh, Jakarta hingga Malaysia tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat perang terhadap peredaran narkotika.

“Sikat habis bandar narkoba. Jangan beri ruang bagi mereka untuk merusak generasi muda. Kalau peredaran narkoba tidak ditindak tegas, yang menjadi korban bukan hanya pengguna, tetapi masa depan anak bangsa,” tegas Ismail Saleh.

 

Menurutnya, penyitaan 89 kilogram sabu merupakan jumlah yang sangat besar. Dengan asumsi sederhana bahwa satu gram dapat menjadi satu dosis konsumsi, maka barang bukti tersebut secara matematis setara dengan sekitar 89.000 dosis. Artinya, potensi paparan terhadap puluhan ribu orang berhasil dicegah—meski angka pasti orang yang terselamatkan tidak dapat ditentukan hanya dari berat barang bukti karena ukuran dosis dan pola pemakaian berbeda-beda.

“Kalau kita hitung secara kasar, 89 kilogram itu setara dengan puluhan ribu dosis. Berapa anak muda yang bisa terjerumus kalau barang ini sampai beredar? Kita tidak bisa menghitung secara pasti, tetapi jelas jumlahnya sangat besar. Karena itu, keberhasilan polisi ini harus kita apresiasi,” ujar Ismail.

 

Ia menegaskan, pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pemerintah, keluarga, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, pendekar, pendidik hingga seluruh elemen masyarakat harus mengambil peran dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

 

Ismail juga memberikan penghargaan kepada jajaran Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan yang telah bekerja mengungkap jaringan tersebut. Menurutnya, keberhasilan aparat menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar merupakan bentuk perlindungan terhadap masyarakat.

“Kami dari Pendekar Banten Kota Metro menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran. Ini bukan sekadar menyita barang bukti, tetapi menyelamatkan manusia, menyelamatkan keluarga dan menjaga masa depan generasi muda Lampung”, tegasnya Ismail.

 

Ia berharap pengungkapan tersebut tidak berhenti pada para tersangka yang telah diamankan. Aparat penegak hukum didorong terus mengembangkan kasus untuk membongkar mata rantai jaringan hingga ke bandar dan aktor utama di balik peredaran narkoba.

“Jangan berhenti di kurir. Bongkar sampai bandar dan jaringan besarnya. Sikat habis peredaran narkoba yang merusak generasi muda. Hukum harus ditegakkan dengan tegas agar Lampung menjadi wilayah yang semakin aman dari ancaman narkoba,” pungkas Ismail Saleh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *