Granat–Sat Narkoba Metro Satukan Langkah: Perang Terbuka Lawan Sindikat Narkoba, Peta Rawan Mulai Dibongkar

Metro — Komitmen memerangi peredaran narkoba di Kota Metro semakin menguat. DPC Granat Kota Metro dan Sat Narkoba Polres Metro kini tidak lagi sekadar berkoordinasi, tetapi mulai menyatukan langkah dalam satu garis perjuangan yang tegas dan terarah.

 

Pertemuan kedua yang berlangsung di Sekretariat DPC Granat pada Senin (6/4/2026) selama kurang lebih 60 menit menjadi titik penting penguatan sinergi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak secara terbuka membahas berbagai aspek krusial peredaran narkoba, termasuk strategi lapangan hingga pemetaan wilayah rawan.

 

Kasat Narkoba Polres Metro, AKP. Chandra Dinata, menegaskan bahwa komunikasi yang terbangun bersama Granat bukan sekadar wacana, melainkan langkah konkret menuju penanganan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

“Kami ingin pembahasan ini tidak berhenti di sini. Harus ada kesinambungan, harus ada langkah nyata. Ini perang bersama melawan narkoba,” tegas Chandra.

 

Keseriusan itu disambut kuat oleh Granat. Ketua Harian DPC Granat Kota Metro, Naim Emel Prahana, yang mewakili Ketua Granat Dr. dr. H. Wahdi, SpOG (K), SH, MH, menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis dalam membongkar jaringan narkoba, meski tanpa kewenangan penindakan.

“Granat tidak punya kewenangan hukum untuk bertindak, tapi kami punya kekuatan informasi. Dari pertemuan rutin ini, akan lahir data dan fakta lapangan yang bisa menjadi pintu masuk aparat membongkar sindikat,” ujar Naim dengan nada tegas.

 

Dalam diskusi tersebut, Granat bahkan telah mulai membuka data awal terkait titik-titik rawan penyalahgunaan narkoba di Kota Metro. Mulai dari rumah kontrakan, ruang publik, hingga lokasi-lokasi yang selama ini luput dari pengawasan.

 

Pertemuan yang berlangsung serius namun tetap cair itu menghasilkan kesepakatan penting: kedua pihak akan menggelar pertemuan rutin secara informal guna memperkuat pertukaran informasi dan strategi.

“Ini bukan pertemuan seremonial. Ini awal dari kerja nyata. Kami ingin generasi muda Metro tidak hancur karena narkoba,” tambah Naim.

 

Meski waktu pertemuan terbatas karena agenda lanjutan dengan pimpinan DPRD Kota Metro, semangat kolaborasi yang terbangun menjadi sinyal kuat bahwa perang terhadap narkoba di Kota Metro akan memasuki babak yang lebih serius, sistematis, dan berkelanjutan.

 

Granat pun memastikan akan terus menyuplai data dan informasi sesuai tupoksi, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *