Oku Selatan –jejakperistiwa.online-Senin, 8 JuniI 2026
Suasana kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Oku Selatan Senin 8 Juli 2026 dari pagi hingga siang ini sungguh memprihatinkan! saat jam kerja resmi berlangsung, gedung kantor yang seharusnya sibuk melayani masyarakat dan berisi para pengambil kebijakan justru tampak sepi, sunyi senyap, dan setiap ruangan kosong tidak ada satu pegawai kantor
berdasarkan informasi masyarakat yang kecewa ketika ingin mengurus surat kepemilikan tanah harus bolak balik kekantor tanpa ada keterangan pasti dari kantor BPN Oku Selatan awak media langsung ke lokasi, didapati seluruh ruangan pejabat tinggi,(Kakan)mulai dari pimpinan puncak hingga para Kepala Bidang (Kabid), terlihat kosong melompong,tidak ada aktivitas. yang hanya terlihat hanya seseorang berjaga di pelataran dan ruang depan petugas keamanan (Satpam) dan satu orang pegawai biasa saja.
menurut informasi seluruh pegawai termasuk para pejabat hari ini Senin 8 Juli 2026 di panggil ke Kanwil Provinsi Sumatera Selatan untuk menghadap kepala Kanwil perihal adanya interpretasi atas tidak ikut serta nya para pegawai BPN Oku Selatan dalam acara Pisah Sambut pejabat Eselon III (kepala Kantor) pada hari jumJumat 5 juli 2026 di gedung kantor Kanwil Provinsi Sumatera Selatan beberapa hari lalu
“semua nya ke Kanwil Provinsi ,tanpa kecuali cuma saya yang tinggal di kantor ,”jel jelas nya security
Pertanyaan besar pun mencuat apakah seluruh pimpinan harus pergi berbarengan? tidak ada satu pun yang tertinggal untuk memimpin, mengawasi, atau menangani urusan mendesak? Apakah urusan di Kanwil begitu mendesak hingga seluruh struktur pimpinan ditarik sekaligus, membiarkan kantor induk tak bertuan dan pelayanan kepada masyarakat harus dikecualikan mengingat kondisi sekarang yang mana seluruh anggaran kedinasan terpangkas untuk kegiatan seremonial, terkait efesien anggaran kedinasan oleh Presiden Prabowo Subianto tidak menghabiskan anggaran dengan hal-hal yang tak perlu justru
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Sumatera Selatan patut diduga membuang buang anggaran,(Rani dps)






