BEKASI – Pemandangan tidak biasa sekaligus menyentuh hati terjadi di Markas Komando (Mako) Polsek Sukatani, Polres Metro Bekasi, pada Rabu (18/3/2026) siang. Seorang ibu hamil mendatangi kantor polisi bukan untuk melaporkan tindak kriminal, melainkan demi menuntaskan keinginan “ngidam” yang tidak lazim: ingin digendong oleh anggota polisi berseragam.
Pasangan suami istri tersebut, Emi dan Wildan, merupakan warga Perumahan Taman Karang Bahagia, Desa Karang Sentosa. Mereka tiba di Polsek Sukatani sekitar pukul 14.30 WIB dengan harapan besar agar keinginan sang istri dapat dikabulkan.
Menurut keterangan keluarga, Emi yang tengah mengandung besar ini sering menangis dalam beberapa hari terakhir. Ia merasa tidak tenang dan kondisi fisiknya kurang nyaman karena keinginan uniknya untuk digendong polisi belum terpenuhi. Sang suami, Wildan, akhirnya berinisiatif membawa istrinya langsung ke kantor polisi terdekat.
Setibanya di lokasi, pasangan ini disambut hangat oleh Kanit Reskrim Polsek Sukatani, Ipda Yayan Sofyan, yang kemudian mengarahkan mereka ke ruang pelayanan untuk ditangani secara humanis.
Permintaan tersebut akhirnya direspons cepat oleh Wakapolsek Sukatani, Iptu Rasman. Dengan penuh empati dan sikap kebapakan, Iptu Rasman menggendong Emi sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat. Senyum bahagia pun terpancar dari wajah Emi setelah penantiannya terjawab.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, memberikan apresiasi atas respons cepat anggotanya dalam melayani warga, meski dalam situasi yang tidak biasa.
“Ini merupakan bagian dari pelayanan humanis Polri kepada masyarakat. Selama tidak melanggar aturan dan masih dalam batas kewajaran, kami berupaya hadir untuk membantu,” tegas Kombes Pol Sumarni.
Peristiwa ini pun sempat menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi. Aksi spontan Iptu Rasman tersebut dinilai sebagai bukti bahwa Polri saat ini lebih responsif dan mengedepankan sisi kemanusiaan dalam bertugas.
Setelah keinginannya terpenuhi, pasangan suami istri tersebut meninggalkan Mako Polsek Sukatani dengan perasaan lega dan penuh haru. Kejadian ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat di wilayah Bekasi.







