Di Tengah Isu Dugaan Penyalahgunaan Anggaran, Ucapan Perpisahan Dinas KP3 Kota Metro Tuai Sorotan Publik

 

Metro  —  Di tengah derasnya isu dugaan penyalahgunaan anggaran yang kini menjadi perhatian publik, unggahan ucapan perpisahan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Sabtu, 02/05/2026.

Narasi penuh pujian dan penghormatan yang ditujukan kepada sosok pimpinan yang telah mengabdi selama sepuluh tahun itu dinilai kontras dengan kondisi yang saat ini berkembang. Publik mempertanyakan, apakah apresiasi dan seremoni perpisahan tersebut pantas dilakukan ketika isu dugaan penggunaan anggaran yang belum sepenuhnya terang masih menjadi pembicaraan hangat.

Dalam unggahan resmi tersebut, DKP3 Kota Metro menyampaikan ucapan “Terima Kasih & Selamat Jalan” disertai kalimat penghormatan atas dedikasi, kerja keras, serta pengabdian selama satu dekade dalam membangun sektor ketahanan pangan, pertanian, dan perikanan di Kota Metro.

Namun di balik bahasa yang penuh penghormatan itu, masyarakat justru menyoroti substansi yang lebih besar: transparansi dan akuntabilitas anggaran di tubuh instansi tersebut. Sejumlah pihak menilai, publik tidak hanya membutuhkan kata-kata manis dan seremoni penghormatan, tetapi juga penjelasan terbuka atas berbagai isu yang berkembang.

Sorotan publik semakin tajam karena hingga kini isu dugaan penyalahgunaan anggaran yang menyeret perhatian terhadap instansi tersebut belum sepenuhnya dijawab secara terang dan terbuka kepada masyarakat. Kondisi ini memicu asumsi liar dan memperbesar krisis kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

“Jangan sampai ucapan perpisahan yang penuh pujian justru dianggap sebagai upaya membangun opini di tengah isu yang sedang bergulir,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

 

Masyarakat pun berharap aparat pengawas internal maupun penegak hukum dapat bergerak objektif dan transparan apabila memang ditemukan adanya dugaan pelanggaran penggunaan anggaran negara. Sebab bagi publik, jabatan boleh berakhir, tetapi pertanggungjawaban terhadap uang rakyat tidak boleh ikut selesai begitu saja.

Kini perhatian masyarakat tertuju pada bagaimana Pemerintah Kota Metro menyikapi persoalan tersebut. Publik menunggu ketegasan, keterbukaan, dan langkah nyata, bukan sekadar rangkaian kata-kata penghormatan yang dinilai belum menjawab kegelisahan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *