Metro — Seorang pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro berinisial S ditemukan dalam kondisi kritis di kamar mandi lantai atas kantor setempat, Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut pertama kali menimbulkan kecurigaan setelah istri korban berulang kali mencoba menghubungi suaminya sejak sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, panggilan telepon yang dilakukan tidak kunjung mendapat respons.
Salah seorang sumber di lokasi menyebutkan bahwa telepon genggam korban ditemukan berada di atas meja kerjanya, sementara korban tidak diketahui keberadaannya.
“HP korban tergeletak di atas meja, tapi orangnya tidak ada. Kami juga tidak berani mengangkat teleponnya,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya.
Kecurigaan semakin muncul ketika jam kerja usai dan istri korban masih menunggu di area parkir kantor untuk menjemput suaminya. Sejumlah pegawai kemudian berinisiatif melakukan pencarian ke beberapa ruangan di lingkungan kantor, namun korban belum juga ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan dengan memeriksa rekaman CCTV kantor. Dari hasil rekaman, korban diketahui sempat berjalan menuju lantai atas sekitar pukul 09.30 WIB.
Berbekal petunjuk tersebut, para pegawai menuju lantai atas dan mendapati salah satu pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup. Karena merasa curiga, pintu akhirnya didobrak dan korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan banyak darah di sekitar lokasi.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti peristiwa tersebut. Belum ada keterangan resmi terkait dugaan motif maupun kondisi terkini korban.
Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan, SIK yang di wakili Kasat Reskrim IPTU Rizky Dwi Cahyo mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan selesai dilakukan.






