Semarang — Keberhasilan Polda Lampung dalam menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat Krakatau mendapat apresiasi tinggi dari Agus Suryonugroho. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Semarang. Kamis, 23/04/2026.
Penghargaan itu secara khusus diberikan kepada Nicolas Dedy Arifianto beserta jajaran Ditlantas dan Polres se-Lampung yang dinilai berhasil mengawal mobilitas masyarakat selama puncak arus mudik.
“Saya memberikan apresiasi kepada Polda Lampung, khususnya Ditlantas dan seluruh jajaran, yang telah bekerja maksimal dalam mengawal arus mudik Lebaran 2026,” ujar Agus.
Sepanjang pelaksanaan operasi, kondisi lalu lintas di wilayah Lampung, baik di jalur utama maupun kawasan strategis seperti Pelabuhan Bakauheni terpantau aman, lancar dan tanpa antrean signifikan.
Sebagai gerbang utama Pulau Sumatera, Lampung memegang peran vital dalam pergerakan pemudik, terutama yang melintasi jalur darat menuju pelabuhan penyeberangan. Tingginya volume kendaraan menuntut strategi pengamanan yang matang, koordinasi yang solid, serta kehadiran personel yang responsif di lapangan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan manajemen lalu lintas terpadu oleh Ditlantas Polda Lampung bersama jajaran Polres. Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah penerapan delay system serta penyekatan kendaraan sumbu tiga di wilayah masing-masing.
Langkah tersebut mampu mengendalikan pergerakan kendaraan besar agar tidak mengganggu arus pemudik, khususnya di jalur menuju Pelabuhan Bakauheni. Dampaknya, antrean kendaraan yang akan menyeberang dari Sumatera ke Pulau Jawa tetap terjaga lancar dan terkendali.
Kakorlantas menilai, keberhasilan ini mencerminkan kesiapan, soliditas, serta kecepatan respons jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dirlantas Polda Lampung, Kombes Pol. Nicolas Dedy Arifianto, menyampaikan bahwa apresiasi tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Polda Lampung.
“Apresiasi ini bukan hanya untuk Ditlantas, tetapi untuk seluruh jajaran Polda Lampung. Terima kasih kepada pimpinan dan seluruh personel yang telah bekerja keras, bersinergi dan berkomitmen sehingga arus mudik berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pengamanan arus mudik tidak hanya diukur dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga dari rasa aman dan nyaman yang dirasakan masyarakat selama perjalanan.
Apresiasi ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi nasional Operasi Ketupat 2026, guna memperkuat strategi pengamanan arus mudik dan arus balik di masa mendatang.
Keberhasilan Polda Lampung ini kembali menegaskan peran strategis Lampung sebagai gerbang Sumatera yang siap, tangguh, dan humanis dalam melayani para pemudik.







