Jejakperistiwa.Online, Minut/Sulut – Unsur TNI Angkatan Laut dari Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII bergerak cepat melakukan operasi evakuasi terhadap penumpang KM Alisa yang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Jumat, 6 Februari 2026.
Menindaklanjuti laporan insiden tersebut, Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr. Opsla memerintahkan pengerahan unsur dari Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII, Melalui Komandan Satrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr. Hanla., CRMP, dua kapal dikerahkan ke lokasi kejadian, yakni KRI Selar-879 dan KAL Patola VIII-27. Posisi kejadian diperkirakan berjarak sekitar 25 mil laut dari Bitung.
Proses evakuasi berlangsung sejak pagi hari. Hingga laporan terakhir, sebanyak 14 orang berhasil dievakuasi ke atas KRI Selar-879. Empat di antaranya merupakan warga sipil, dengan satu korban mengalami luka di bagian kepala dan segera dirujuk ke fasilitas kesehatan di Manado atau Bitung untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Selain itu, sepuluh personel TNI AL yang berada di wilayah perairan Pulau Talise saat kejadian turut membantu proses penyelamatan. Mereka berperan dalam mengarahkan dan mengevakuasi penumpang ke perahu-perahu warga untuk dibawa menuju daratan terdekat di Pulau Talise.Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
TNI Angkatan Laut melalui Kodaeral VIII menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Sulawesi Utara.
Pemantauan dan dukungan terhadap masyarakat maritim akan terus dilakukan guna memastikan setiap insiden di laut dapat ditangani secara cepat dan maksimal.

