Plh. Kadisdikbud Lampung Tengah: Pers Harus Tetap Menjadi Penjaga Kebenaran dan Pilar Keadilan di Tengah Arus Informasi

 

Lampung Tengah — Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Ahmaludin, S.Ag., M.M, menegaskan bahwa keberadaan pers memiliki peran sangat penting dalam menjaga demokrasi, mengawal kebijakan publik, serta menyuarakan kepentingan masyarakat secara objektif dan berimbang.

 

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan berkembangnya berbagai opini di ruang publik, insan pers dituntut tetap berdiri tegak sebagai penyampai fakta yang jujur, independen dan tidak tunduk pada kepentingan tertentu. Pers bukan sekadar media penyampai berita, tetapi juga menjadi mata dan telinga rakyat dalam mengawasi jalannya pemerintahan, pembangunan, hingga pelayanan publik.

“Pers yang kuat adalah pers yang berani menyampaikan kebenaran. Ketika media tetap konsisten berdiri di jalur fakta dan keadilan, maka kepercayaan masyarakat akan tetap terjaga. Karena itu, insan pers harus terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai demokrasi,” ujar Dr. Ahmaludin, S.Ag., M.M.

 

Ia menilai, kebebasan pers merupakan bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun kebebasan tersebut juga harus diiringi dengan tanggung jawab moral, profesionalisme, serta komitmen terhadap kode etik jurnalistik agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan masyarakat.

 

Dalam keterangannya, Dr. Ahmaludin, S.Ag., M.M juga mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga integritas dan independensi di tengah berbagai tantangan zaman, termasuk maraknya informasi yang belum terverifikasi dan kecenderungan opini yang dapat memecah belah masyarakat.

“Mari jadikan momen ini sebagai penyemangat untuk terus menyuarakan kebenaran dan keadilan. Kami menghormati keberanian insan pers dalam menyajikan fakta tanpa rasa takut dan tanpa pilih kasih. Pers bebas adalah kekuatan Bangsa-Bangsa dan dari pers yang sehat akan lahir Indonesia yang maju,” tegasnya.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media dapat terus terjalin secara positif demi menciptakan iklim informasi yang sehat, mencerdaskan dan mampu menjadi kontrol sosial yang konstruktif bagi pembangunan daerah maupun nasional.

 

Di era keterbukaan informasi saat ini, lanjutnya, media juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, melawan hoaks, serta menjaga persatuan bangsa melalui pemberitaan yang akurat, tajam, namun tetap berimbang dan beretika.

 

Dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, Dr. Ahmaludin, S.Ag., M.M menegaskan bahwa pers yang profesional dan independen akan selalu menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keutuhan demokrasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Pos terkait