Hartoyo: Jangan Main-Main! Tiga Pilar Wajib Bergerak Total Gempur Narkoba, Selamatkan Generasi atau Hancur Bersama

 

Lampung Tengah  —  Ancaman narkoba bukan lagi sekadar peringatan, tapi sudah menjadi darurat nyata yang menggerogoti masa depan generasi bangsa. Hartoyo dengan tegas menyatakan: tidak ada ruang kompromi, tidak ada toleransi, semua pihak harus bergerak atau bersiap menyaksikan kehancuran bersama. Sabtu, 25/04/2026.

 

Konsep tiga pilar, pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat bukan sekadar slogan seremonial. Ini adalah garis pertahanan terakhir. Jika satu saja lalai, maka celah itu akan dimanfaatkan oleh jaringan narkoba yang semakin berani, licik, dan terorganisir.

 

Hartoyo menyoroti keras lemahnya kepedulian sebagian pihak yang masih menganggap narkoba sebagai persoalan biasa.

“Ini bukan masalah kecil. Ini racun yang membunuh pelan-pelan. Kalau dibiarkan, kita sedang menggali kubur untuk generasi kita sendiri,” tegasnya.

 

Ia menuntut tindakan nyata, bukan basa-basi. Aparat harus bertindak tegas tanpa pandang bulu. Pemerintah wajib hadir dengan kebijakan konkret dan pengawasan ketat. Masyarakat tidak boleh diam, setiap aktivitas mencurigakan harus dilawan bukan ditonton.

 

Menurutnya, pendekatan preventif harus digencarkan secara masif dan berani. Edukasi di sekolah, lingkungan keluarga, hingga ruang publik harus diperkuat dengan pesan yang jelas: narkoba adalah musuh bersama yang harus dihancurkan, bukan ditoleransi.

 

Hartoyo juga mengingatkan, pembiaran adalah bentuk pengkhianatan terhadap masa depan bangsa.

“Kalau hari ini kita diam, besok jangan salahkan siapa-siapa saat anak-anak kita jadi korban,” ujarnya tajam.

 

Perang melawan narkoba adalah pertaruhan hidup dan mati sebuah generasi. Tidak ada pilihan lain, bersatu dan lawan, atau hancur perlahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *