SAMPANG,jejakperistiwa.online-Semangat gotong-royong masih terjaga kuat di kalangan warga Desa Asemraja,Kecamatan Jrengik,Kabupaten Sampang,Jawa Timur.Hal ini terlihat pada Minggu,18/1/2026,di mana puluhan warga dari Dusun Ngaberen dan Saesah bahu-membahu melanjutkan memperbaiki jalan Desa yang bergelombang,becek dan berlubang di sepanjang Dusun Ngaberen menuju Dusun Saesah dan menuju desa tetangga,dengan memakai bahan material batu makadam 8 Dam truk.
Jalan penghubung sebelum rusak parah akibat cuaca ekstrem dan sering dilalui kendaraan berat roda enam dan roda empat ini,kini ditimbun dan diratakan menggunakan batu pecah makadam agar layak dilalui kembali oleh warga.
Pejabat Desa Asemraja,Amir Mahdi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang terlibat,”Perbaikan ini adalah inisiatif Swadaya Masyarakat karena kesadaran akan pentingnya akses jalan yang layak bagi ekonomi dan pendidikan desa,”ujar Amir Mahdi sebagai Pejabat Desa Asemraja.
Material makadam ini,dibeli menggunakan uang swadaya masyarakat dan tokoh masyarakat Desa Asemraja,dan warga turun tangan langsung,mulai dari menurunkan material,menabur batu,hingga melakukan perataan jalan menggunakan alat seadanya.
“Kerja bakti ini bertujuan menambah bagian jalan yang bergelombang agar tidak membahayakan pengendara atau pejalan kaki,apalagi saat hujan deras jalan menjadi becek,”kata Tokoh Masyarakat H.Muzayyen dan H.Mokowin.
Kegiatan gotong-royong ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik,tetapi juga meratakan pasangan pecahan batu makadam ke bibir jalan poros desa,yang melebihi batas jalan poros desa dan juga memupuk kekompakan warga dalam merawat lingkungan.Perbaikan dengan makadam dinilai efektif sebagai langkah darurat sebelum adanya perbaikan permanen (betonisasi/aspal) dari pemerintah Desa Asemraja.
Dengan selesainya gotong-royong perbaikan ini,diharapkan akses mobilitas warga dalam mengangkut hasil panen dan aktivitas harian menjadi lebih lancar dan aman.
(Ysf)







