Tak Ada Ampun! Propam Polda Lampung “Gilas” Disiplin Personel di Tulang Bawang, Pelanggar Disikat di Tempat

Tulang  —  Tak ada ruang kompromi. Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Lampung turun langsung dan menunjukkan taringnya dalam operasi penegakan disiplin di jajaran Polres Tulang Bawang. Kamis, 23/04/2026.

Dalam giat Gaktibplin (Penegakan Ketertiban dan Disiplin) yang digelar secara mendadak, seluruh personel tanpa kecuali diperiksa dari ujung rambut hingga kelengkapan identitas. Tidak ada yang kebal. Semua disapu bersih dalam satu garis aturan: disiplin adalah harga mati.

Operasi yang dipimpin langsung oleh AKBP Zulman Topani itu menyasar ratusan personel. Hasilnya, masih ditemukan pelanggaran klasik namun krusial: sikap tampang berantakan, rambut tak sesuai aturan, hingga penampilan yang mencederai citra institusi.

Tanpa basa-basi, sanksi langsung dijatuhkan di tempat.
Personel yang melanggar dihukum push-up, bahkan dipotong rambutnya saat itu juga. Tegas. Cepat. Tanpa toleransi.

Langkah keras ini menjadi sinyal jelas bahwa Propam tidak lagi memberi ruang bagi pelanggaran sekecil apapun. Karena bagi institusi Polri, kelalaian kecil adalah pintu masuk bagi pelanggaran yang lebih besar.

“Kedisiplinan adalah fondasi utama. Bagaimana bisa melayani masyarakat dengan baik jika diri sendiri tidak tertib?” menjadi pesan kuat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.

Tak berhenti di razia, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan internal di Aula Wira Satya. Fokusnya jelas: memutus mata rantai pelanggaran, memperkuat pengawasan, dan menjaga marwah Polri tetap tegak di mata publik.

Seluruh pejabat utama Polres Tulang Bawang hadir, menandakan bahwa operasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari gerakan serius pembenahan internal.

Disiplin Bukan Pajangan, Tapi Kewajiban

Operasi ini menegaskan satu hal:
Propam Polda Lampung sedang bergerak cepat, bersih, dan tanpa kompromi dalam menata internal kepolisian.

Karena di balik seragam, ada tanggung jawab besar dan kepercayaan publik yang tidak boleh dikhianati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *